
Suasana Zoom Meeting Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (30/7/2026) pagi. (Foto : hmskmf)
KUALA KAPUAS, detakkalteng.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., M.A., membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Training of Trainers (ToT) Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kapuas di Aula LPPD Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, tersebut menjadi wadah untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pembinaan musik gerejawi di Kabupaten Kapuas.
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Sekretaris LPPD Provinsi Kalimantan Tengah Walter Punding, Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale, para kepala perangkat daerah, pengurus LPPD, peserta pelatihan, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Dodo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPPD Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan terhadap pelaksanaan Rakerda dan ToT. Apresiasi serupa disampaikan kepada unsur Forkopimda, LPPD Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala OPD, serta seluruh pihak yang turut mendukung pengembangan musik gerejawi di daerah.
Menurut Dodo, Rakerda memiliki peran penting dalam mengevaluasi program kerja, menyelaraskan persepsi antara LPPD Kabupaten Kapuas dan LPPK, serta menyusun langkah strategis untuk pembinaan kontingen Pesparawi dan penguatan tata kelola organisasi.
“Rakerda ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan visi, serta menyusun langkah strategis dalam pembinaan Pesparawi di Kabupaten Kapuas. Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan seni musik gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kerukunan umat beragama.”
Selain Rakerda, kegiatan tersebut juga diisi Training of Trainers yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pelatihan mencakup peningkatan kemampuan pelatih vokal, dirigen atau conductor, serta sosialisasi lagu-lagu Pesparawi.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong keseragaman standar pembinaan musik gerejawi di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
“Melalui Rakerda dan Training of Trainers ini, kami berharap pembinaan musik gerejawi di Kabupaten Kapuas semakin terarah, berkesinambungan, dan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang tidak hanya mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi, tetapi juga menjadi sarana memuliakan Tuhan melalui puji-pujian,” ujar Dodo.
Sementara itu, Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale menilai peningkatan kapasitas pelatih merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembinaan peserta Pesparawi, baik di tingkat jemaat maupun kecamatan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menciptakan kesamaan standar pembinaan di seluruh Kabupaten Kapuas. Ilmu yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diimplementasikan kembali di wilayah masing-masing sehingga kualitas vokal, dirigen, dan pembinaan paduan suara gerejawi terus meningkat,” ungkap Yan Hendri Ale.
Rangkaian Rakerda dan ToT tersebut diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi LPPD, meningkatkan kompetensi para pembina, serta menjadi fondasi dalam mempersiapkan kontingen Kabupaten Kapuas menghadapi berbagai ajang Pesparawi pada masa mendatang.
Dengan dukungan dan sinergi seluruh pihak, LPPD Kabupaten Kapuas optimistis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan seni musik gerejawi sekaligus pembinaan karakter melalui pelayanan dan puji-pujian. (AE)





