
Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menerima audiensi Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Iqbal Afriansyah beserta jajaran, di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Rabu (15/7). (Foto : hmskmf)
KUALA KAPUAS, detakkalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat sinergi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan angka stunting.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Wakil Bupati Kapuas Dodo bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Iqbal Afriansyah beserta jajaran di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Rabu (15/7). Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas dr. Try Setya Utami beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Dodo menyambut baik kedatangan Muhammad Iqbal Afriansyah beserta rombongan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui DP3APPKB dengan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah.
“Selamat datang di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung, Kota Air. Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat dipertemukan dalam keadaan sehat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, kami menyambut baik kehadiran Bapak Muhammad Iqbal Afriansyah beserta jajaran dan mengucapkan selamat bertugas di Provinsi Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Menurut Dodo, audiensi tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk, termasuk upaya mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Kapuas.
“Selama ini sinergi dan kolaborasi yang dibangun sudah berjalan dengan sangat baik. Kepala Dinas DP3APPKB bersama jajaran juga telah bekerja luar biasa. Tentu kerja sama ini harus terus diperkuat agar berbagai program yang menjadi prioritas nasional dapat terlaksana secara optimal di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.
Ia menilai percepatan penurunan stunting masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius. Upaya tersebut, kata dia, tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja, tetapi memerlukan koordinasi dan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah serta pemangku kepentingan.
“Penurunan angka stunting memerlukan kerja keras. Ke depan tentu dibutuhkan sinergitas seluruh organisasi perangkat daerah karena mustahil DP3APPKB bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama agar target penurunan stunting dapat tercapai secara signifikan setiap tahunnya,” tegasnya.
Dodo juga menekankan bahwa tantangan pemerintah, termasuk kebijakan efisiensi anggaran, tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun melaksanakan program prioritas.
“Walaupun dalam suasana efisiensi, jangan sampai mengendorkan semangat kita. Salah satu indikator kemajuan daerah adalah keberhasilan menurunkan angka stunting. Karena itu kita ingin setiap tahun ada penurunan yang signifikan sehingga Kabupaten Kapuas dapat sejajar dengan kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kapuas, lanjutnya, tetap membuka ruang kolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan arahan dari Kemendukbangga/BKKBN. Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi, sehingga berbagai indikator pembangunan keluarga maupun penanganan stunting dapat terus ditekan dan ditingkatkan demi terwujudnya masyarakat Kapuas yang semakin sehat, berkualitas, dan sejahtera,” pungkasnya. (AE)





