
Proses pendistribusian air bersih kepada warga di Kabupaten Lamandau. (Foto : Ist)
Palangka Raya, detakkalteng.com – Keterbatasan pasokan air bersih yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah daerah mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pemprov Kalteng terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Pada Kamis (3/9/2026), bantuan kembali didistribusikan ke sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 139.200 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di sembilan kabupaten di Kalimantan Tengah.
Distribusi dilakukan secara menyebar sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah. Di Barito Timur, bantuan sebanyak 5.000 liter diberikan kepada warga Desa Puri.
Kemudian di Seruyan, bantuan menjangkau tiga desa, yakni Desa Tambak Tengah sebanyak 4.000 liter, Desa Sungai Undang 4.000 liter, dan Desa Sungai Bakau sebanyak 12.000 liter.
Di Kotawaringin Barat, Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan ke Desa Ipuh Bangun Jaya sebanyak 5.000 liter, Desa Pandu Sanjaya 12.000 liter, Desa Kadipi 12.000 liter, serta Desa Riam Durian sebanyak 5.000 liter.
Sementara di Kapuas, masing-masing Desa Karukus dan Desa Manis menerima 1.200 liter air bersih.
Bantuan dengan jumlah lebih besar disalurkan ke Kabupaten Lamandau. Desa Sumber Mulya menerima 20.000 liter, sementara SMK Negeri 1 Bulik mendapatkan 5.000 liter.
Selanjutnya, Desa Balai Riam di Kabupaten Sukamara memperoleh bantuan sebanyak 5.000 liter.
Untuk Kotawaringin Timur, bantuan air bersih dengan total 38.000 liter didistribusikan ke Desa Jaya Kelapa, Desa Basawang, Desa Parebok, Desa Lempuyang, Desa Samuda Kota, dan Desa Rege.
Di wilayah Barito Selatan, distribusi dilakukan ke Desa Pararapak sebanyak 6.200 liter. Sedangkan di Murung Raya, bantuan diberikan kepada Desa Danau Usung, Desa Juking Panjang, dan Desa Muara Jaan, masing-masing sebanyak 1.200 liter.
Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut memiliki arti penting karena air bersih merupakan kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari. Kami berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan selama masyarakat masih mengalami keterbatasan pasokan,” ujar salah seorang warga penerima bantuan.
Pemprov Kalteng menyatakan komitmennya untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
Distribusi bantuan hingga kini masih berlangsung. Karena itu, jumlah air bersih yang disalurkan diperkirakan masih dapat bertambah apabila kebutuhan di sejumlah wilayah terus meningkat.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus memastikan warga di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan pemerintah. (Red)





