
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis meninjau langsung progres pembangunan RSUD Muara Teweh serta berdialog dengan pihak pelaksana proyek mengenai perkembangan pekerjaan dan kendala di lapangan. (foto : Diskominfosandi Barut)
Muara Teweh, detakkalteng.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengawasan langsung terhadap pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara Muhlis, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus meninjau langsung progres pembangunan RSUD Muara Teweh, Senin (20/7/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pengawasan pimpinan daerah terhadap proyek-proyek strategis, khususnya sektor kesehatan yang menjadi salah satu prioritas dalam visi “Barito Utara Maju, Masyarakat Sejahtera”.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut Direktur RSUD Muara Teweh bersama jajaran manajemen serta tim kontraktor pelaksana. Bupati bersama Wakil Bupati dan Sekda kemudian meninjau sejumlah bagian rumah sakit, mulai dari gedung pelayanan utama, ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, hingga berbagai fasilitas penunjang seperti instalasi listrik, air bersih dan area parkir.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara langsung menggali informasi terkait progres pekerjaan, berbagai kendala di lapangan, hingga target penyelesaian pembangunan kepada kontraktor dan konsultan pengawas.
H. Shalahuddin menegaskan, sidak dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar mutu, serta dapat diselesaikan tepat waktu.
“Tujuan kita sidak hari ini adalah memastikan pembangunan RSUD berjalan sesuai target, mutu terjaga, dan tepat waktu. Ini semua untuk kenyamanan pasien dan masyarakat Barito Utara,” tegasnya.
Menurutnya, RSUD Muara Teweh memiliki posisi penting sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan di Barito Utara. Karena itu, peningkatan infrastruktur dan fasilitas rumah sakit menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus berobat ke luar daerah.
“RSUD ini wajah pelayanan kesehatan kita. Harus gas pol, tapi tetap rapi dan sesuai standar. Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama,” tambahnya.
Bupati juga meminta kontraktor pelaksana dan manajemen RSUD memperkuat koordinasi. Percepatan pembangunan, katanya, harus tetap dibarengi pengawasan terhadap kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja.
Setiap persoalan teknis yang muncul di lapangan diminta segera diselesaikan melalui rapat koordinasi agar tidak mengganggu timeline pembangunan.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menyampaikan hal senada. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, manajemen RSUD dan pelaksana proyek menjadi kunci agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Pengawasan harus melekat. Kita ingin pembangunan ini benar-benar sesuai perencanaan awal dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Barito Utara Muhlis menegaskan bahwa Pemkab akan terus memberikan dukungan, baik dari sisi anggaran maupun regulasi, agar pembangunan infrastruktur kesehatan dapat berjalan lancar.
Selain pembangunan fisik RSUD, Pemkab Barito Utara juga terus berupaya memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta perluasan akses pelayanan hingga tingkat kecamatan dan desa.
Dengan rampungnya pembangunan infrastruktur RSUD Muara Teweh nantinya, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, nyaman dan berkualitas. (red)





