
Sahli Darliansjah saat menyematkan kokarde kepada salah satu peserta seleksi Paskibraka Tahun 2026
Palangka Raya, detakkalteng.com – Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalimantan Tengah Darliansjah, menghadiri pembukaan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Aula Eka Hapakat (AEH), Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (4/5/2026).
Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diikuti sebanyak 74 peserta dari total kuota 84 orang yang berasal dari seluruh kabupaten/kota. Adapun rinciannya meliputi Kota Palangka Raya sebanyak 6 orang, Kabupaten Gunung Mas 6 orang, Kabupaten Kapuas 4 orang, Kabupaten Pulang Pisau 6 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 6 orang, Kabupaten Sukamara 6 orang, Kabupaten Lamandau 4 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 6 orang, Kabupaten Seruyan 5 orang, Kabupaten Katingan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 4 orang, Kabupaten Murung Raya 4 orang, Kabupaten Barito Selatan 7 orang, serta Kabupaten Barito Timur 6 orang.
Dalam sambutannya, Darliansjah menegaskan bahwa seleksi calon Paskibraka bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan proses strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Hal tersebut tercermin dari antusiasme putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang mengikuti seleksi.
“Program ini merupakan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada pengibaran bendera, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pembinaan lanjutan bagi purna paskibraka sebagai Duta Pancasila. Seluruh peserta yang hadir di sini dipersiapkan menjadi generasi penggerak dan teladan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa generasi unggul Kalimantan Tengah harus memiliki empat aspek utama, yakni attitude (adab dan sopan santun), mindset (pola pikir kritis dan kreatif), character (unggul, berkarakter, dan menjunjung nilai “belom bahadat”), serta skill (keterampilan dan inovasi).
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, dan berintegritas agar menghasilkan peserta terbaik.
“Oleh karena itu, seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berintegritas, sehingga benar-benar mencerminkan kualitas terbaik putra-putri Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Darliansjah turut berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, mempersiapkan diri secara optimal, serta tetap disiplin dan fokus selama mengikuti tahapan seleksi. Peserta yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi unggul berjiwa nasionalis dan berlandaskan Pancasila demi Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju, dan Bermartabat, serta berkontribusi bagi Indonesia Emas,” pungkasnya. (Red)





