
Palangka Raya-detakkalteng.com
Kabar membanggakan datang dari negeri jiran. Dua putra-putri daerah asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yakni Rizky Junatha dan Yedida Hawila Kartika berhasil dinobatkan sebagai Mr. dan Miss International Indigenous Cultural Ambassador (IICA) Sabah 2026.
Gelar bergengsi ini mereka raih dalam malam penganugerahan budaya (Cultural Night) yang berlangsung di Koisaan Cultural Village (KCV), Sabah, Malaysia 23 Agustus 2026.

Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Orang Asal Sedunia (SHOAS) Peringkat Borneo 2026, yang digelar sehari sebelumnya, 22 Ogos 2026, dengan mengusung tema Indigenous People and AI: Shaping Our Future and Defending Our Rights through Borneo Dayak Unity and Solidarity.
Acara tahunan ini menjadi wadah pertemuan masyarakat adat dari berbagai wilayah serumpun Borneo, mulai dari Sabah, Sarawak, Brunei, hingga Kalimantan Tengah, untuk mempererat solidaritas dan memperjuangkan hak-hak masyarakat asal di tengah perkembangan zaman, termasuk isu kecerdasan buatan (AI).

Dalam sesi diskusi, hadir pula pembicara asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang turut menyuarakan perspektif masyarakat adat Dayak dari Indonesia, menunjukkan eratnya jalinan budaya antara Kalimantan Tengah dan Sabah.
Rizky dan Yedida tampil memukau di atas panggung dengan balutan busana adat Dayak Maanyan lengkap dengan hiasan kepala tradisional yang khas, sebelum akhirnya dinyatakan sebagai juara satu dan meraih gelar Mr. dan Miss IICA Sabah 2026.

Keberhasilan keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Palangka Raya dan Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus bukti bahwa generasi muda Dayak Maanyan mampu tampil percaya diri dan berprestasi di panggung budaya internasional tanpa kehilangan akar tradisinya.
Selama rangkaian acara berlangsung, rombongan dari Kalimantan Tengah turut hadir memberikan dukungan langsung kepada keduanya di Sabah.
Acara juga dirangkaikan dengan seminar dan menerima penghargaan dari panitia.(red).





