
Penutupan Bimtek Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) Kabupaten Barito Utara. (foto : ig @apkasi)
Banjarmasin, detakkalteng.com – Setelah melewati tiga hari pembekalan intensif, rangkaian Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) Kabupaten Barito Utara resmi ditutup di Galaxy Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (17/07/2026).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Apkasi ini menjadi momentum penting bagi 195 aparatur sipil negara (ASN) Barito Utara untuk membawa perubahan nyata pada sistem perencanaan daerah.
Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menegaskan bahwa selesainya bimbingan teknis ini merupakan awal dari pekerjaan yang sesungguhnya di meja kerja masing-masing. Menurutnya, keberhasilan agenda ini tidak boleh diukur dari lembar sertifikat, melainkan dari kualitas dokumen rencana kerja yang dihasilkan nanti. “Perencanaan adalah titik awal dari seluruh proses pembangunan. Apabila perencanaannya baik, penganggarannya akan lebih tepat dan manfaatnya nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah dan kompleksnya program prioritas nasional, efisiensi belanja harus menjadi panglima. Setiap instansi dituntut selektif dan fokus pada program kerja yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. “Tidak ada lagi ruang bagi kegiatan yang hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil terukur. Jadikan dokumen rencana kerja ini sebagai instrumen pembangunan, bukan sekadar kewajiban administratif,” tegas Sarman.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan bekal ilmu yang komprehensif dari narasumber kompeten Kementerian PANRB, Pusdatin Kemendagri, dan KPPOD. Materi ini diharapkan membekali aparatur dari berbagai sudut pandang, mulai dari kebijakan reformasi birokrasi, regulasi keuangan, hingga perspektif pemantauan otonomi daerah. Sinergi materi serta pendampingan klinis langsung lewat simulasi SIPD menjadi modal berharga bagi Barito Utara dalam menyusun perencanaan yang matang dan adaptif terhadap aturan nasional.
Apkasi berharap Pemkab Barito Utara berkomitmen segera melakukan diseminasi ilmu guna meruntuhkan ego sektoral di setiap instansi. Dengan perencanaan yang matang dan terintegrasi, Barito Utara siap melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan ramah pelayanan publik. (Sumber : ig @apkasi)





