
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Barito Utara menggelar Talkshow Kebangsaan 2025 dengan tema “Menjalin Komunikasi, Mencegah Disintegrasi” di Aula Hagia Sophia STIE Muara Teweh, Rabu (17/1/2025).(foto : dok.KesbangPol Barut)
Muara Teweh, detakkalteng.com – Dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, komunikasi yang terbuka dan dialogis menjadi sangat krusial. Pujiono, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Barito Utara, menegaskan hal ini dalam sambutannya saat talkshow kebangsaan 2025 yang bertemakan “Menjalin Komunikasi, Mencegah Disintegrasi”. Kegiatan ini diadakan di Aula Hagia Sophia STIE Muara Teweh pada Rabu, 17 Januari 2025.
FPK kabupaten Barito Utara dibentuk berdasarkan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006. Tujuannya adalah memperkuat pembauran kebangsaan sebagai fondasi persatuan dan kesatuan bangsa. Visi FPK adalah mewujudkan pembauran kebangsaan yang kuat dan kokoh demi integritas nasional di wilayah tersebut. Adapun misi FPK mencakup suka relasi sosial, sosialisasi kebijakan, dan mengoordinasikan berbagai pihak demi mendukung pembauran kebangsaan.
Dalam kesempatan itu, Pujiono juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman suku, budaya, dan agama di Barito Utara sebagai kekayaan bersama. Melalui peran FPK, keberagaman ini harus diubah menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. Kegiatan talkshow diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus menjaga toleransi dan memperkuat rasa kebangsaan di kalangan generasi muda. (Red)








