Bupati Kapuas H. M. Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Kadisdik, dan sejumlah Kepala Dinas dan rombongan bersama Kepala SMPN 2 Pulau Petak, Guru dan Peserta Didik, akhir pekan lalu, usai meninjau dan memastikan tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. ist
detakkalteng.com, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, H. M. Wiyatno, di sela kunjungan kerja ke Pulau Petak menyempatkan diri berkunjung ke SMP Negeri 2 Pulau Petak baru-baru ini. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah tersebut terpenuhi dengan baik.
Menariknya, Bupati Kapuas bersama Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Kadisdik H. Suwarno Muriyat dan sejumlah Kepala Dinas, Direktur RSUD, PDAM serta 15 rombongan yang gunakan sepeda motor trail agar dapat menyusuri fasilitas umum walaupun berada di jalan sempit.
“Hari ini saya dan Pak Sekda serta sejumlah Kadis dan rombongan berkunjung ke Kecamatan Pulau Petak untuk bertemu Camat, Kades dan Lurah se Kecamatan Kapuas Hilir, Kapuas Murung dan Pulau Petak sebagai tuan rumah guna menyerap aspirasi dalam penyusunan program 1 miliar satu desa,” ucap Bupati.
Dikatakannya, beserta rombongan juga meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, pusat pengolahan air bersih PDAM Kapuas, sarana pendidikan dan berdialog dengan mahasiswa UGM maupun UPR yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Saat tiba di SMP Negeri 2 Pulau Petak, H. M. Wiyatno langsung melakukan pemantauan terhadap kondisi ruang kelas, sanitasi, dan ruang guru yang mengalami kerusakan yang membutuhkan penanganan serius.
Bupati menekankan pentingnya memastikan setiap anak di Kabupaten Kapuas dapat belajar di tempat yang layak. Melalui dialog dengan kepala sekolah dan guru-guru, bupati berupaya menggali informasi mengenai kebutuhan prioritas yang harus segera ditangani.
“Kita ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Kapuas bisa belajar di tempat yang layak. Kita akan prioritaskan rehabilitasi ruang kantor, guru dan kelas serta pembangunan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.
Sesuai dengan pernyataan bupati, rehabilitasi ruang kantor, ruang guru, ruang kelas, dan fasilitas penunjang lainnya akan menjadi prioritas utama. Di tahun anggaran 2025, Kadisdik H. Suwarno Muriyat mengungkapkan rencana untuk pembangunan laboratorium, toilet, dan peningkatan halaman sekolah.
Selain itu, penggunaan dana DAK dan DAU akan dilakukan secara cermat dan berkelanjutan untuk memastikan pencapaian yang maksimal dalam pelayanan pendidikan.
“Khusus untuk SMPN 2 Pulau Petak dilakukan rehab ruang kantor, guru, kelas dan toilet. Sedangkan laboratorium komputer dibangun baru berikut pengadaan peralatan laboratorium IPA dengan total hampir 2 miliar,” kata Kadisdik.

