Bupati Kapuas H. M. Wiyatno bersama Ketua DPRD Kapuas Ardiansah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, para anggota DPRD, serta jajaran kepala dinas lingkup Pemkab Kapuas, meninjau secara langsung Rumah Sakit Pratama Pujon, Selasa (05/08/2025).
Pujon, detakkalteng.com – Ketua DPRD Kapuas Ardiansah mengapresiasi komitmen Bupati Kapuas HM Wiyatno yang akan merealisasikan pembangunan akses jalan menuju rumah sakit pratama di wilayah Kecamatan Pujon, yang menjadi salah satu titik vital pelayanan kesehatan masyarakat di daerah hulu.
Hal ini disampaikannya saat mendampingi Bupati Kapuas malakukan peninjauan ke Rumah Sakit Pratama Pujon, Selasa (05/08/2025).
“Ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan akses untuk berobat. Kesehatan adalah hak dasar warga yang harus dipenuhi,” ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Kapuas HM Wiyano menyampaikan bahwa pembangunan jalan menuju rumah sakit ini ditargetkan tuntas akhir tahun 2025 dan diharapkan dapat mendukung terwujudnya sistem rujukan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi masyarakat Kecamatan Pujon dan sekitarnya.
“Jalan menuju rumah sakit ini akan mulai kita kerjakan tahun ini. Jadi mudah-mudahan di bulan Desember nanti, masyarakat sudah bisa menikmati akses yang lebih baik untuk menuju layanan kesehatan,” ujar Bupati.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan penanganan segera, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik bidang kesehatan di daerah terpencil.
“Pelayanan kesehatan adalah salah satu fokus utama dalam visi-misi pembangunan Kabupaten Kapuas. Saya meminta kepada para kepala desa dan camat untuk aktif mendukung serta memantau pelaksanaan kegiatan ini agar tepat sasaran dan selesai tepat waktu,” harapnya.
Jalur yang akan dibangun ini menjadi bagian dari perencanaan infrastruktur terpadu, yang mencakup penguatan jalan lingkungan desa, akses ke fasilitas publik, serta peningkatan konektivitas antarkecamatan.
Selain pembangunan jalan, Bupati juga meminta agar kepala desa aktif menyampaikan laporan terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) atau fasilitas kesehatan lainnya di desanya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.
“Kami ingin semua ruang pelayanan kesehatan, termasuk pustu dan polindes, berada dalam kondisi baik. Tidak boleh ada lagi bangunan kesehatan yang rusak, apalagi sampai mengganggu pelayanan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, para anggota DPRD, serta jajaran kepala dinas lingkup Pemkab Kapuas. (AE)

