Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Bardiansyah. Ist
Kuala Kapuas, detakkalteng.com – Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Politik Terpadu Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan “Diskusi Kemitraan Adat untuk Penguatan Demokrasi Berbasis Huma Betang” bertempat di Sekretariat Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas, Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja Pokja Pendidikan Politik Terpadu dengan peran dan nilai-nilai adat Dayak dalam memperkuat demokrasi lokal, sekaligus menggali masukan, arahan, serta pandangan adat untuk penyempurnaan program pendidikan politik di Kapuas.
Selain itu, forum ini menjadi ruang penting untuk membangun kemitraan strategis antara Pokja dan lembaga adat sebagai bagian dari komitmen bersama meningkatkan partisipasi politik masyarakat yang harmonis, beretika, dan berlandaskan falsafah Huma Betang serta nilai Belum Bahadat.
Menyikapi kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Bardiansyah menyampaikan dukungan penuh terhadap Pokja Pendidikan Politik Terpadu setempat, atas terselenggaranya acara tersebut.
“Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pemahaman politik masyarakat melalui pendekatan budaya lokal yang selama ini menjadi identitas masyarakat Dayak,” kata Bardiansyah, Selasa (18/11/2025).
Bardiansyah menegaskan bahwa nilai-nilai Huma Betang, seperti kebersamaan, musyawarah, toleransi, dan saling menghormati, merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat.
Ia menyebutkan bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang proses politik formal, tetapi juga mengenai bagaimana masyarakat memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Karena itu, integrasi nilai adat dalam pendidikan politik menjadi strategi yang sangat relevan.
Legislator dari Partai NasDem ini berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab.
“Dengan pemahaman yang kuat, masyarakat dapat turut mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah,” katanya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal kemitraan yang semakin kokoh untuk membangun demokrasi Kapuas yang cerdas, damai, dan berkepribadian local. (AE)

