
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat meninjau langsung lokasi pasca musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Aisyiah Indah RT 30, Kelurahan Lanjas, Kamis (26/02/2026). (Foto : Diskominfosandi Barut)
Lanjas, detakkalteng.com – Sebagai bentuk dari kepedulian yang mendalam, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin meninjau langsung lokasi pasca musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Aisyiah Indah RT 30, Kelurahan Lanjas, Kamis (26/02/2026).
Kehadirian Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis bentuk dukungan moral sekaligus memastikan bantuan korban kebakaran Lanjas segera tersalurkan guna mempercepat proses pemulihan warga yang terdampak.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam tersebut menghanguskan dua unit rumah yang dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total sepuluh jiwa.
Menanggapi situasi darurat ini, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat memberikan bantuan tunai total sebesar Rp28 juta untuk masing-masing pemilik rumah yang terdampak.
Bantuan ini merupakan bantuan dari dana bangunan sebesar Rp25 juta serta bantuan tambahan senilai Rp3 juta yang diinstruksikan untuk segera dicairkan hari ini juga agar warga dapat segera mengambil langkah perbaikan.
“Melihat puing-puing sisa kebakaran ini tentu menyisakan kesedihan mendalam bagi kita semua, terlebih di saat kita tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan yang seharusnya penuh dengan ketenangan,” ucap Bupati.
Selain dukungan finansial, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menyalurkan logistik harian dari APBD serta bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa tenda, selimut, matras, dan family kit.
“Selain uang tunai, kami juga menyalurkan bantuan logistik berupa tenda, matras, pakaian, hingga makanan siap saji baik dari dana APBD maupun bantuan dari Pemerintah Pusat untuk menjamin kebutuhan harian sepuluh jiwa yang terdampak tetap terpenuhi,” imbuhnya.
Dikesempatan tersebut, Bupati juga menawarkan solusi jangka panjang bagi warga yang ingin membangun kembali huniannya melalui fasilitasi perbankan guna mempermudah akses modal konstruksi.
Seluruh perangkat daerah terkait diperintahkan untuk memangkas birokrasi dan membantu kebutuhan administrasi warga terdampak agar mereka bisa segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas normal di tengah Bulan Suci Ramadhan ini.
“Mari kita semua mendoakan agar para korban terdampak diberikan ketabahan serta kekuatan untuk segera pulih dan bisa kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” harapnya. (Red)








