Muara Teweh, detakkalteng.com – Maraknya penipuan berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) belakangan ini menjadi perhatian serius. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Barito Utara mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Penipuan ini sering dilakukan melalui telepon, pesan WhatsApp, atau SMS yang meminta data pribadi seseorang.
Pelaku penipuan sering berpura-pura sebagai petugas Dukcapil dan menawarkan bantuan untuk aktivasi IKD. Mereka memberikan link pendaftaran palsu serta meyakinkan korban bahwa setiap warga negara Indonesia wajib mengubah KTP Elektronik (KTP-el) menjadi KTP digital. Hal ini memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur aktivasi IKD.
Untuk mencegah terjadinya penipuan, sangat dianjurkan bagi masyarakat untuk melakukan aktivasi IKD hanya di kantor dan loket pelayanan resmi Dukcapil. Jangan mudah percaya dengan penawaran yang datang dari nomor atau akun yang mencurigakan.
Mengedukasi diri tentang proses dan mekanisme aktivasi IKD sangat penting agar tidak menjadi korban penipuan yang dapat menyebabkan kerugian baik materiil maupun non-materiil.
Kejadian seperti ini berdampak negatif tidak hanya bagi individu tetapi juga bagi reputasi instansi pemerintah, yang berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan di masyarakat.
Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap potensi penipuan dapat meningkat. (Red)

